LOGO
Metta Media Metta News Online Wushu Competition 2020

Online Wushu Competition 2020

Thursday, 09 July 2020 - 12:05

SOLO, METTA NEWS - Untuk pertama kalinya diadakan kejuaraan Wushu dengan penjurian secara online.  Kejuaraan Wushu online ini berlangsung dari tanggal 8 hingga 12 Juli ini. Sistemnya adalah peserta melakukan gerakan wushu, di videodan  dikirimkan ke link panitia setelah itu juri melakukan penilaian lewat youtube. Pada Online Wushu Competition 2020 ini, Kota Solo menerjunkan 34 atlet dari dua sasana di Solo.


Pelatih sasana Wushu PMS Marten Pratama menjelaskan Wushu PMS menurunkan 28 atlet dengan materi pertandingan Wushu Tradisional. Wushu tradisional ini lebih simple dari wushu modern.

“Untuk wushu tradisional ini ada beberapa macam, atlet wushu PMS turun di wushu Wuzu Quan dengan kelas nomor tanding yang sesuai umur. Panitia baru pertama kali ini membuat event online untuk juaranya nanti mendapat E Sertifikat dan bekerja sama dengan Whu Tailor untuk hadiah vocher pembuatan baju wushu”, terang Marten.


Penjurian online ini membuat peserta pertandingan harus beradaptasi dengan teknik dan cara yang baru. Marten mengungkapkan untuk pelatih dan atlet wushu, penjurian online adalah hal yang baru.

“Meskipun dengan teknik pertandingan yang baru hal ini sangat positif untuk menumbuhkan semangat atlet. Meskipun agak canggung tapi saya pribadi menilai anak-anak lebih santai dan tidak tegang dengan system penilaian online. Kalau online yang melihat hanya teman-teman sendiri, kalau live event satu gedung lihat semua”, jelas Marten.


Dari Solo ada dua sasana yang ikut yakni Wushu PMS dan Wushus Eagle Fist Kungfu Figthing. Marten menambahkan setelah penetapan KLB, atlet Wushu PMS semua berlatih di rumah, di video dan di share ke pelatih untuk evaluasi. Memasuki era new normal ini mulai diadakan latihan dengan jam latihan yang dibagi-bagi sehingga tidak terjadi pengumpulan atlet yang latihan.

“Untuk kejuaraan online ini sebagai motivasi untuk menumbuhkan semangat bertanding, semangat berlatih selama tiga bulan berlatih di rumah. Meskipun kondisi berubah, tetap harus beradaptasi dan bersiap untuk event yang akan datang dan tetap melakukan yang terbaik”, pungkas Marten. 

Share:
IMG