LOGO
Metta Media Metta News REI Solo Raya Secara Resmi Gandeng PT PLN

REI Solo Raya Secara Resmi Gandeng PT PLN

Thursday, 19 March 2020 - 09:28


SOLO, METTA NEWS - Asosiasi Real Estate Indonesia (REI) Solo Raya menjalin kerjasama resmi dengan PT PLN. Kerjasama ini ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Asosiasi Real Estate Indonesia (REI) Solo Raya dengan PT. PLN (Persero) UP 3 Surakarta & PT. PLN (Persero) UP 3 Sukoharjo.


Plt. Ketua REI Solo Raya Maharani menjelaskan untuk satu tahun ini terhitung mulai Maret 2020 hingga Maret 2021 kebutuhan listrik untuk pembangunan perumahan REI Solo Raya dijamin dipenuhi oleh PLN.


“PLN merupakan separuh badan dari anggota REI, karena tanpa PLN, REI tidak  bisa akad dan tidak bisa mendapat bantuan dana dari perbankan”, jelas Maharani.


Maharani mengungkapkan di Solo Raya REI membangun di 7 kabupaten karena untuk Solo memang belum ada. Yang paling dekat dengan Solo adalah Kartasura dan untuk wilayah Sukoharjo tahun ini terbesar pembangunannya.

 

“Tanpa PLN, REI kurang separo nyawa. REI jaya, PLN jaya, jaya bersama”, tegas Maharani.


Manager UP 3 Surakarta Ari Prasetyo Nugroho mengungkapkan, pihaknya pernah membaca complain di daerah lain (bukan Solo Raya) tentang ada salah satu anggota REI yang merasa kesulitan memperoleh listrik padahal mereka sudah membangun perumahan.


“Untuk itu nota kesepahaman ini kita buat. Tidak benar PLN mempersulit permohonan khususnya pembangunan perumahan. PLN sangat mendukung untuk pertumbuhan ekonomi khususnya di Solo Raya, intinya adalah perlu dijalin komunikasi dan koordinasi yang baik”, tutur Ari Prasetyo.


Sementara itu, Manager UP 3 Sukoharjo Laode Lawati menambahkan PLN Sukoharjo khususnya siap mendukung supply listrik untuk pengembangan ekonomi, melihat saat ini listrik menjadi salah satu kebutuhan utama.


“Dari daya yang ada, saat ini supply listrik kami masih cukup untuk melayani terutama untuk Sukoharjo. Dari daya yang ada sebesar 400 MW baru terpakai 50% dalam artian masih bisa menanggung sampai kebutuhan listrik sebesar 200 MW”, pungkas Laode.

 

Share:
IMG