LOGO
Metta Media Metta News Mengembalikan Perputaran Ekonomi Solo Lewat Digitalisasi

Mengembalikan Perputaran Ekonomi Solo Lewat Digitalisasi

Wednesday, 25 August 2021 - 16:40

Kepala Bank Indonesia Solo, Nugroho Joko Prastowo | Metta NEWS | Puspita



SOLO, Metta NEWS - Pandemi ikut memberi efek pada kenaikan inflasi di Kota Solo, selain pada makanan, inflasi juga terjadi pada kelompok kesehatan. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Surakarta, pada Juli 2021 Kota Surakarta mengalami inflasi sebesar 0,23% dan kelompok kesehatan ikut menyumbang inflasi sebesar 0.01 %. 


“Dari Rakornas TPID hari ini yang secara langsung juga bisa wawancara dengan Presiden Jokowi, kita mendapat arahan untuk meningkatkan sektor UMKM juga menjaga laju inflasi. Karena salah satu penyumbang inflasi adalah kelompok pangan,” terang Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo Nugroho Joko Prastowo usai mengikuti Rakornas TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) secara daring di Bale Tawang Arum Balai Kota Solo, Rabu (25/8).


Namun seiring pandemi yang belum berakhir, kelompok kesehatan pada bulan Juli 2021 ikut andil menyumbang inflasi sebesar 0.01 %. 


“Presiden Jokowi juga mengarahkan kita untuk terus menjaga lajunya inflasi di tengah pandemi karena dalam kondisi ini terjadi penurunan daya beli masyarakat,” tutur Nugroho Joko. 


Nugroho Joko menyebut penggunaan platform digital di Solo juga terus meningkat akibat dari pembatasan aktivitas masyarakat. 


“PPKM sudah pasti mempengaruhi perekonomian sehingga platform digital diharapkan dapat menolong perputaran roda ekonomi. Digitalisasi ini menjadi sesuatu yang tidak bisa kita elakkan, ini arahnya sudah ke digitalisasi,” urai Nugroho Joko. 


Joko mengungkapkan solusi mengatasi pergerakan perekonomian di tengah pandemi adalah dengan digitalisasi. 


“Dengan digitalisasi otomatis ekonomi akan tetap berjalan dibanding hanya mengandalkan yang offline, ini akan meningkatan pendapatan, juga terobosan-terobosan pemasaran,” terang Nugroho Joko. 


Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mengungkapkan dalam situasi pandemi digitalisasi menjadi salah satu solusi. 


“Pandemi seperti ini mau tidak mau kita harus go digital. Digitalisasi sangat krusial sekali. Kalau untuk inflasi PR nya Solo terutama di kelompok kesehatan, ini biaya tes PCR diturunkan diharapkan juga bisa menekan inflasi,” ujar Gibran. Puspita 


Share:

Most Popular News

IMG