LOGO
Metta Media Metta News Sangat Terbantu, Warga Antusias Antre Isi Oksigen Gratis di Loji Gandrung

Sangat Terbantu, Warga Antusias Antre Isi Oksigen Gratis di Loji Gandrung

Saturday, 31 July 2021 - 14:21

Warga Solo antre mengisi oksigen gratis di Rumah Dinas Wali Kota Loji Gandrung, Sabtu (31/7) | Foto : Humas Pemkot



SOLO, Metta NEWS - Warga ber KTP Solo, pagi sekitar pukul 09.00 secara bergelombang mendatangi rumah dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung untuk mengisi tabung oksigen gratis. Pemkot dibantu oleh Korem 074/Warastratama Surakarta dan distributor oksigen PT Langgeng Gas Njata membagikan oksigen gratis untuk masyarakat Solo, Sabtu (31/7). 

Yosi Natalia (38th) warga Sudiroprajan merasa sangat terbantu dengan oksigen gratis dari Pemkot ini. Yosi mengatakan kebetulan isi tabung oksigennya habis. 


"Sangat terbantu sekali, saya dapat infonya dari teman, syaratnya juga mudah cuma KTP Solo. Ini untuk ibu saya yang lagi isoman di rumah," jelas Yosi pada wartawan. 


Warga Nusukan, Ngadini (47th) juga mengaku sangat terbantu dengan pembagian oksigen gratis ini. Ngadini menuturkan dirinya sudah antre selama 2 minggu dan belum juga mendapatkan jatah. 


“Biasanya saya ngisi 2 hari sekali harganya 100 ribu, tapi semenjak langka sekarang dijatah, sudah antri 2 minggu dapatnya dijatah,” kata Ngadini. 


Melihat antusiasme warga yang tinggi, Wali Kota Gibran menuturkan akan menjalankan pembagian oksigen gratis ini setiap hari. 


“Kita fokus pada mereka yang butuh oksigen, tidak hanya untuk Covid ini juga untuk yang rawat jalan, asma, bermasalah paru-parunya, jantung dan sakit yang membutuhkan oksigen. Mereka cari oksigen ini juga susah dan mahal. Tidak kita batasi syaratnya cuma KTP Solo,” jelas Wali Kota Gibran. 


Gibran menegaskan oksigen gratis ini untuk kebutuhan konsumsi pribadi dan tidak boleh di jual. 


“Kalau ada yang jual lagi laporkan saya. Akan kita atur tiap hari supaya warga yang membutuhkan bisa dapat,” ujar Gibran. 


Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Siti Wahyuningsih menambahkan pada hari pertama ini sekitar 200 tabung kecil bisa diisi. 


“Kita dibantu Danrem, PT Langgeng distributor oksigen yang selama ini sering membantu masyarakat pengisian oksigen tidak berbayar. Kita harap semua pihak berkontribusi karena pandemi ini masalah bersama, harus satu visi menuntaskan dari sisinya masing-masing,” urai Ning. 


Ning mengatakan untuk jadwal pembagian selanjutnya akan diatur oleh Korem. 


“Kalau bersama-sama kita segera lepas dari pandemi, Pemerintah tidak bisa sendirian juga tidak luput peran masyarakat, mudah-mudahan gerakan-gerakan seperti ini disusul oleh yang lain,” pungkas Ning. Puspita


Share:
IMG