LOGO
Metta Media Metta News Drs. Stephanus Sukirno, M.S. Gelar Reses dengan Warga Solo Bahas tentang Indonesia

Drs. Stephanus Sukirno, M.S. Gelar Reses dengan Warga Solo Bahas tentang Indonesia

Thursday, 20 February 2020 - 15:39



SOLO, METTA NEWS - Bertempat di gedung PMS (Perkumpulan Masyarakat Surakarta) Rabu (19/02), Anggota Komisi A Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Tengah Drs. Stephanus Sukirno, M.S. gelar reses dengan warga Solo. Pada pertemuan tersebut Sukirno mengangkat tema Indonesia Tanah Airku.


Kegiatan reses anggota DPRD merupakan sebuah forum pertemuan di dapil masing-masing antara masyarakat dengan anggota DPRD. Mereka saling berinteraksi melalui dialog dalam rangka menyampaikan aspirasinya. Anggota DPRD wajib menyerap, menampung, dan menindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Dalam pertemuan tersebut, Sukirno ingin mengulangi mengenai Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.Sukirno mengulik tentang apa arti Indonesia kepada masyarakat Solo. Ia berujar bahwa apa yang ia harapkan bukan hanya sekadar keinginan saja tetapi sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat.


Sukirno juga menuturkan bahwa sebagai bangsa Indonesia tidak hanya untuk kepentingan pribadi saja, tetapi juga untuk kepentingan orang-orang yang terwadahi dalam organisasi.


“Meskipun kita memiliki peluang memikirkan diri sendiri, tetapi jika kita hanya memikirkan kepentingan pribadi saja, itu bukanlah Bangsa Indonesia” ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, beberapa pengurus PMS seperti Sumartono Hadinoto, Tanu Kismanto dan Lilik Setyawan bertanya dan meminta saran kepada Sukirno mengenai langkah-langkah yang harus di tempuh oleh masyarakat bila ada kebijakan pemerintah yang tidak sesuai untuk masyarakat banyak.


Pada reses yang berlangsung pada 16-22 Februari 2020 tersebut, Fraksi PDIP Daerah Pemilihan Jawa Tengah 7 yang meliputi Klaten, Sukoharjo, dan Surakarta, Sukirno juga meminta masyarakat untuk turut andil dalam memberikan hak pilihnya dan dalam bentuk dukungan dan hak suara. Menurutnya semua harus dilakukan sebagai bagian dari Indonesia.


 “Bagaimana kita bisa mencintai bangsa Indonesia kalau kita tidak mengerti hak dan kewajiban sebagai warga negara” ujarnya di hadapan seratusan peserta yang hadir.

Share:
IMG