LOGO
Metta Media Metta News 17 Macam Jenang Legend meriahkan Festival Jenang 2020

17 Macam Jenang Legend meriahkan Festival Jenang 2020

Monday, 17 February 2020 - 14:52


SOLO, METTA NEWS - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Kutha Sala 275, Pemerintah Kota Surakarta menggelar Festival Jenang di Ndalem Djojokusuman Gajahan Solo. Sebanyak 3 ribu jenang dibagikan kepada masyarakat yang sejak pagi hari sudah memadati halaman luas Ndalem Djojokusuman. Dengan tema Pesona Jenang Lemu, Festival Jenang tahun ini tetap menghadirkan jenang-jenang histories yang mempunyai filosofi dalam adat budaya masyarakat Jawa khususnya.

 

Festival Jenang di awali dengan kirab menggunakan kereta kuda dari Sriwedari menuju Ndalem Djojokusuman yang membawa Walikota, Wakil Walikota Surakarta dan artis-artis lawas. Dalam pembukaannya Walikota menjelaskan warga masyarakat kota Surakarta harus mengangkat budaya bangsanya sendiri. Dengan fokus pada budaya-budaya bangsa sendiri Walikota yakin rakyat akan semakin sejahtera. 

 

Walikota Mengatakan Festival Jenang ini merupakan salah satu upaya untuk mengangkat nama kota Surakarta. Selain itu budaya ini bisa di wariskan dari leluhur secara turun temurun untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam tradisi masyarakat Jawa, Jenang itu menandai setiap periode kehidupan. Mulai dari kelahiran hingga kematian semuanya ada jenang khususnya sendiri”, ujar Walikota.


Tujuhbelas jenang legend tersebut diantaranya adalah Jenang Mitoni (peringatan upacara 7 bulan kehamilan), Jenang Procotan (tradisi sebelum melahirkan supaya proses kelahiran berjalan lancer), Jenang Lemu (peringatan pasaran bayi lima hari) dan jenang-jenang lainnya seperti Jenang Abang Putih dan Jenang Suran.


“Masing-masing jenang itu ada filosofinya. Untuk itu, saya minta besok di Ndalem Djojokusuman ini, ini ada nama-nama jenang dan narasinya. Narasi secara budaya, tradisi bangsa Indonesia. Untuk itu, sekali lagi bahwa bangsa kita yang mau dan mampu mengangkat seni tradisional kebudayaan dan tradisi-tradisi di masing-masing daerah itu akan merupakan salah satu upaya untuk menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia ini kaya tentang budaya”, tutup Walikota.

 


Share:
IMG