LOGO
Metta Media Metta News The Mission “Konsep HOKI Dalam Sudut Pandang Kristen”

The Mission “Konsep HOKI Dalam Sudut Pandang Kristen”

Saturday, 08 February 2020 - 15:46

Solo, Metta News - Perkembangan jaman yang terus berubah dengan lahirnya teknologi dalam satu genggaman yang bisa kita dapatkan dari Hand Phone, merubah tatanan hidup manusia besar-besaran. Dalam event The Mission dengan tema Konsep HOKI Dalam Sudut Pandang Kristen, Jumat (7/2) di Orient Resto Hartono Mall, menghadirkan sharing dari Founder Orang Tua Group (OT) Hamid Djojonegoro di jelaskan bagaimana teknologi sangat mempengaruhi kehidupan manusia dan menggeser banyak peran-peran penting sebelumnya.


“Teknologi ini sangat cepat, sementara manusianya tetap lambat, bisa tergerus nanti lama-lama. Jangan di kira untuk perusahaan besar tidak terkena dampaknya, OT group pernah pada posisi penurunan juga, namun bagaimana kita revival (bangkit), rutin melakukan evaluasi internal dan belajar dari saat kita di posisi turun”, tegas Hamid.


Pada event The Mission ini diadakan aksi sosial dari penjualan tiket dan sumbangan peserta untuk membeli tangki air yang pengelolaannya diserahkan pada PMI Kota Surakarta. CEO PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto menjelaskan belajar dari pengalaman saat terjadi kekeringan tahun lalu, PMI Surakarta meminjam tangki air dari PMI Pusat.


“The Mission sudah beberapa kali ke Solo, kali ini ada kontribusi Rp. 75.000,- karena teman-teman The Mission ingin berbagi dengan masyarakat Solo untuk pengadaan tangki air PMI Surakarta”, tutur Sumartono.


Tangki air ini akan digunakan untuk membantu air bersih di Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen dan Klaten. Selain itu apabila tidak kekeringan dapat digunakan untuk drop air bersih pada saat musibah banjir juga untuk support ke Pemadam Kebakaran untuk penyediaan air untuk memadamkan api saat kebakaran.


Tidak hanya sharing tentang hoki, The Mission juga mengadakan Morning Glory dengan tema Prospek Ekonomi dan Kemungkinan Resesi 2020, Sabtu (8/2) dengan menghadirkan James Riady, pendiri Yayasan Pelita Harapan. Pada kesempatan ini, James Riady menyatakan banyak orang yang tidak berani melangkah meskipun sudah punya visi. Hal berbeda dilakukan oleh banyak orang sukses yang tidak hanya mempunyai visi namun berani keluar dari zona nyaman, mempunyai managemen yang baik, kecepatan, mengerti mengelola keuangan. 


“Itu semua yang dipunyai oleh Pak Hamid, ditambah lagi Pak Hamid ini bertumbuh bersama dalam iman dengan usaha dan teamnya”, terang James Riady.

James Riady juga memberi tanggapan mengenai karakter masyarakat Solo di mana menurut James, orang Solo adalah orang-orang yang tekun, pekerja keras dan berani berjuang.

Share:
IMG