LOGO
Metta Media Metta News Merajut Kebhinekaan Memperkokoh NKRI

Merajut Kebhinekaan Memperkokoh NKRI

Friday, 10 January 2020 - 16:09



SOLO, Metta News- Kebhinekaan bangsa Indonesia harus terus dipupuk, dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan bernegara. Kebhinekaan menjadi tanggung jawab bersama, semua pihak, semua lini elemen masyarakat. Melihat pentingnya kebhinekaan sebagai dasar hidup berbangsa dan bernegara, tahun ini perayaan Imlek 2571/2020 yang di dukung oleh 6 organisasi yakni Perhimpunan Fu Qing, Hoo Hap, Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Persaudaraan Hakka Surakarta (Perhakkas), Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN), dan Perhimpunan Warga Guang Zhao Surakarta (Perwagas), mengambil tema utama “Merajut Kebhinekaan Memperkokoh NKRI”.


Ketua Panitia Bersama Imlek 2571/2020 Sumartono Hadinoto menjelaskan Imlek sudah menjadi milik masyarakat Solo, bukan hanya milik golongan ataupun sebagian elemen masyarakat.

“Bukan hanya dari organisasi Tionghua saja tetapi sudah diperluas dengan mengajak semua komunitas yang merayakan Imlek agar perayaan Imlek lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat kota Solo khususnya dan lebih luasnya untuk Indonesia”, tutur Sumartono.


Perayaan Imlek selama ini sudah memberikan dampak positif seperti berdampak secara ekonomi bagi masyarakat Solo dan menjadi branding sekaligus mendatangkan wisatawan ke Solo, dimana Kota Solo sebagai kota majemuk dan mencerminkan kebhinekaan.


Tahun ini ada 12 agenda rangkaian Solo Imlek Festival yang bisa menjadi destinasi wisata Imlek Nasional. Tentu saja yang selalu ditunggu oleh masyarakat adalah lampion yang akan menghiasi selama Imlek berlangsung.


“Sebanyak 5000 lebih lampion akan dipasang dan menyala setiap malam menambah meriahnya Perayaan Imlek. Selain itu juga aka nada 2 set lampion 12 shio, neon box 12 shio, Lampion Shio Tikus dan lampion Dewa Rejeki. Lampion-lampion ini menjadi lokasi selfi yang selalu menarik bahkan untuk masyarakat luar Solo” terang Sumartono.


Sementara itu, Ketua Makin Solo, sekaligus Penasehat Grebeg Sudiro Henry Susanto menambahkan, target untuk penyalaan lampion jatuh pada tanggal 13 Januari. Namun karena cuaca yang kurang mendukung dengan turunnya hujan setiap malam membuat pengerjaan pemasangan lampion di beberapa jalan menjadi terhambat.


“Target kami adalah tanggal 13 Januari, bertepatan dengan launching wisata air Kali Pepe yang akan dihadiri oleh Walikota. Kami berusaha keras untuk memenuhi target tersebut, minimal pada saat launching wisata air lampion di Kali Pepe sudah menyala”, pungkas Henry.


Agenda Solo Imlek Festival 2020 :

1. Pemasangan 2 Set Lampion 12 Shio, Neon Box 12 Shio, Lampion Shio dan Lampion Dewa Rejeki di koridor Jl. Jenderal Sudirman dan kawasan Pasar Gede (15 Januari-15 Februari 2020)

2. Pemasangan Gapura Imlek dan 5000 lampion di komplek Pasar Gede

3. Lomba Jurnalistik Imlek dan lomba Foto Hobbies untuk semua acara Solo Imlek Festival 2020

4. Solo Imlek Fair 2020 di Gedung Pertemuan PMS (14-18 Januari 2020) dengan stand kuliner, handicraft, fortune teller, street magician, barongsai, shufa dan panggung hiburan.

5. Pembukaan Solo Imlek Festival 2020 oleh Walikota Surakarta di Gedung Pertemuan PMS (15 Januari 2020)

6. Aksi Donor Darah di kantor PMI Kota Surakarta (18 Januari 2020)

7. Lomba Karaoke Mandarin di Solo Paragon Mall (19 Januari 2020)

8. Mendukung acara Grebeg Sudiro (19 Januari 2020) di Pasar Gede

9. Bakti Sosial Kunjungan ke Panti Asuhan dan Panti Wreda (31 Januari-2 Februari 2020)

10. Kirab Barongsai dan Liong keliling kota Surakarta pada hari Cap Go Meh ( 8 Februari 2020)

11. Perayaan Imlek Bersama Pemerintah Kota Surakarta di Pendhapi Gedhe Balaikota (8 Februari 2020)

12. Mendukung acara Solo Great Sale (1-28 Februari 2020)


EDITOR : Puspita


Share:
IMG